Berita  

Michael Olise: Permata Multikultural yang Menjadi Mesin Kreativitas Prancis dan Bintang Baru Bayern Munich.

Lahir di London dengan darah Nigeria, Prancis, dan Aljazair, Michael Olise memilih membela Prancis. Kini ia menjelma menjadi salah satu winger paling mematikan di Eropa bersama Bayern Munich.

banner 120x600

KONAWE SELATAN|POROSSULTRA.web.id– Tidak banyak pesepak bola yang memiliki hak membela empat negara, tetapi Michael Olise memilih Prancis. Keputusan itu kini terbukti tepat. Di usia 24 tahun, winger kelahiran London tersebut telah menjelma menjadi otak serangan Bayern Munich sekaligus salah satu pemain paling berbahaya di Eropa. Kecepatan, kreativitas, visi bermain, dan ketajamannya di depan gawang menjadikan Olise sebagai sosok yang disegani di panggung sepak bola dunia.

Lahir di Hammersmith, London, Inggris, pada 12 Desember 2001, Michael Akpovie Olise memiliki latar belakang keluarga yang kaya akan budaya. Ayahnya, Vincent Olise, berdarah Nigeria-Inggris, sementara ibunya, Mina Olise (Mina El-Hadj), berdarah Prancis-Aljazair. Latar belakang tersebut membuat Olise memiliki hak untuk membela empat negara, yakni Prancis, Inggris, Nigeria, dan Aljazair.

Meski tumbuh dan besar di London Barat, kecintaan Olise terhadap sepak bola Prancis telah tumbuh sejak usia dini. Ia mengidolakan legenda-legenda Prancis seperti Zinedine Zidane, Thierry Henry, dan Franck Ribéry.

“Para pemain yang saya ikuti saat masih muda adalah pemain Prancis: Zidane, Thierry Henry, Ribery. Dan saya selalu datang ke Prancis ketika masih muda. Rasanya lebih alami.” Ujar Olise.

Pilihan untuk memperkuat Timnas Prancis pun bukan keputusan yang datang secara tiba-tiba, melainkan berakar dari kedekatan emosional yang telah terbangun sejak masa kecil.

Perjalanan karier Olise menuju level elite Eropa bukanlah kisah yang instan. Ia pernah mengasah kemampuannya di akademi Arsenal, Chelsea, dan Manchester City sebelum akhirnya bergabung dengan akademi Reading pada 2017. Bersama Reading, bakatnya berkembang pesat hingga menjalani debut profesional pada Maret 2019. Penampilan impresifnya di Championship membuat namanya mulai diperhitungkan sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Inggris.

Performa apik tersebut mengantarkannya bergabung dengan Crystal Palace pada Juli 2021. Selama tiga musim di Premier League, Olise berkembang menjadi playmaker kreatif yang mampu mengubah jalannya pertandingan melalui visi bermain, umpan-umpan akurat, kemampuan menggiring bola, serta naluri menciptakan peluang bagi rekan setimnya.

Pada Juli 2024, Bayern Munich memboyongnya ke Bundesliga. Kepindahan itu menjadi titik balik penting dalam kariernya. Bersama raksasa Jerman tersebut, Olise berkembang menjadi pemain kelas dunia sekaligus salah satu pilar utama dalam skema permainan Bayern.

Selama dua musim berseragam Bayern Munich, ia telah mencatatkan 107 penampilan di seluruh kompetisi dengan torehan 42 gol dan 46 assist. Sebelumnya, saat membela Crystal Palace, ia membukukan 90 penampilan dengan koleksi 14 gol dan 22 assist.

Musim 2025/2026 menjadi panggung terbaiknya. Olise tampil fenomenal dengan mencetak 15 gol dan 19 assist dari 32 pertandingan Bundesliga. Bermain sebagai winger kanan, ia menjadi motor utama serangan Bayern dan membentuk trio mematikan bersama Harry Kane di lini depan serta Luis Díaz di sisi kiri.

Di seluruh kompetisi musim tersebut, Olise membukukan kontribusi luar biasa berupa 25 gol dan 28 assist. Statistik impresif itu mengantarkannya meraih penghargaan sebagai Pemain Terbaik Bundesliga sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai salah satu winger paling produktif dan kreatif di Eropa.

Di luar statistik yang mengesankan, Olise dikenal sebagai pribadi yang tenang, rendah hati, dan lebih memilih berbicara melalui penampilannya di atas lapangan. Kemampuan mengolah bola, kecerdasan membaca permainan, akurasi umpan, serta penyelesaian akhirnya yang terus berkembang menjadikan dirinya simbol generasi baru sepak bola Prancis.

Dengan usia yang baru 24 tahun, Michael Olise belum mencapai puncak kariernya. Jika mampu mempertahankan konsistensi dan terus berkembang, pemain berdarah Nigeria, Prancis, dan Aljazair itu berpeluang mengukir sejarah sebagai salah satu winger terbaik yang pernah dimiliki Prancis. Masa depannya masih panjang, tetapi jejaknya sudah mulai ditorehkan di panggung sepak bola Eropa. Bersama Bayern Munich dan Timnas Prancis, Olise kini memikul harapan besar untuk menghadirkan prestasi demi prestasi, sekaligus menginspirasi generasi muda bahwa kerja keras, kesabaran, dan dedikasi adalah fondasi utama menuju puncak kesuksesan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Math Captcha
− 4 = 5