POROSSULTRA|ANDOOLO – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan terus memperkuat langkah internasionalisasi melalui kerja sama strategis dengan Koperasi Homestay Teluk Ketapang, Terengganu, Malaysia. Kemitraan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik internasional sekaligus mendorong pengembangan ekonomi berbasis komunitas, riset ekowisata, dan pengabdian masyarakat lintas negara. Kesepakatan tersebut merupakan hasil diskusi akhir dalam rangkaian kunjungan delegasi Koperasi Homestay Teluk Ketapang ke Konawe Selatan yang berlangsung pada Selasa, 21 Juli 2026.
Pertemuan kedua pemimpin institusi untuk membahas berbagai peluang kolaborasi yang akan dikembangkan secara berkelanjutan. Sejumlah agenda strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya penyelenggaraan program magang internasional (international internship), penelitian bersama (joint research) mengenai tata kelola pariwisata berbasis masyarakat, pertukaran akademik, hingga program pengabdian masyarakat internasional (international community service).
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, Ph.D., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata kampus dalam memperkuat implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi sekaligus meningkatkan daya saing institusi di tingkat global.
“Kemitraan dengan Koperasi Homestay Teluk Ketapang merupakan wujud komitmen IAI Rawa Aopa untuk menghadirkan pengalaman belajar bertaraf internasional bagi mahasiswa dan dosen. Kami tidak hanya memperkuat kualitas akademik di dalam kampus, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang berdampak langsung pada pemberdayaan ekonomi masyarakat serta pengembangan pariwisata berkelanjutan,” ujar Ismail Suardi Wekke.
Sebagai tindak lanjut dari komitmen tersebut, delegasi Koperasi Homestay Teluk Ketapang melaksanakan kunjungan balasan selama tiga hari dua malam di Kabupaten Konawe Selatan. Dalam kunjungan itu, rombongan meninjau Kampus II dan Kampus III IAI Rawa Aopa untuk melihat fasilitas pendidikan, berdialog dengan dosen dan mahasiswa, serta mengidentifikasi potensi kolaborasi berbasis kearifan lokal.
Delegasi Malaysia juga mengunjungi Desa Pelandia, Kecamatan Buke, dan berdiskusi bersama Kepala Desa mengenai peluang pengembangan desa wisata berbasis masyarakat. Pertemuan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman mengenai model pengelolaan homestay yang telah sukses diterapkan di Teluk Ketapang, Terengganu, Malaysia, sebagai referensi pengembangan potensi wisata desa di Konawe Selatan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pertemuan resmi bersama Sekretaris Kecamatan Buke sebagai bentuk penguatan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan mitra internasional. Kolaborasi multipihak ini diharapkan menjadi fondasi dalam mempercepat pembangunan ekonomi lokal, memperkuat kapasitas masyarakat desa, serta membuka peluang kerja sama internasional yang berkelanjutan bagi Kabupaten Konawe Selatan.
Melalui kemitraan ini, IAI Rawa Aopa Konawe Selatan kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kolaborasi global. Kerja sama dengan Koperasi Homestay Teluk Ketapang Malaysia diharapkan tidak hanya memperluas jejaring internasional kampus, tetapi juga melahirkan program-program nyata yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan desa wisata dan ekonomi berbasis komunitas di Konawe Selatan.














