KONAWE SELATAN – Suasana haru menyelimuti malam penutupan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan Tahun Akademik 2026.
Sekitar 400 mahasiswa baru mengikuti PBAK yang berlangsung selama tiga hari, 12–14 September 2026. Para peserta berasal dari sejumlah wilayah, di antaranya Konawe, Besulutu, Toronipa, Palsel, Tinanggea, Lalembuu, Angata, Konawe Utara hingga Kolaka Timur.
Selama kegiatan, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan dengan kehidupan kampus, tetapi juga mendapatkan pembekalan mengenai budaya akademik, wawasan kebangsaan, sejarah pergerakan mahasiswa serta penguatan karakter.
Momen paling menyentuh terjadi pada sesi renungan malam yang dipandu Suriansyah, S.Sos.I., M.H. Mahasiswa diajak sejenak meninggalkan suasana kegiatan dan mengingat kembali perjuangan serta pengorbanan orang tua yang mengantarkan mereka hingga ke bangku perguruan tinggi.
Suasana pun berubah menjadi haru. Sejumlah mahasiswa baru tampak tersentuh ketika pesan tentang kasih sayang keluarga, harapan orang tua dan tanggung jawab sebagai mahasiswa disampaikan.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia PBAK, Yusdar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa baru yang telah mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan antusias. Ia berharap seluruh pengalaman dan materi yang diperoleh selama PBAK dapat menjadi bekal dalam menjalani proses perkuliahan.
Renungan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan tinggi bukan sekadar tentang memperoleh gelar. Lebih dari itu, mahasiswa dituntut membangun karakter, menjaga tanggung jawab dan membuktikan bahwa kepercayaan serta pengorbanan keluarga tidak berakhir sia-sia.
Sebelumnya, berbagai materi diberikan oleh Rektor IAI Rawa Aopa, Dr. Basrin Melamba, S.Pd., M.A.; Ketua Yayasan, Mardan, S.KM., M.Si.; Wakil Rektor II Bidang Kepegawaian, Ismail Suardi Wekke, Ph.D.; Dekan Fakultas Hukum, Dr. Aminudin, S.Pd., S.H., M.H.; serta Mahrus Ali, S.H.I., M.Pd. Materi mencakup visi dan budaya akademik, wawasan kebangsaan hingga sejarah pergerakan mahasiswa.
Melalui rangkaian pembekalan tersebut, mahasiswa didorong memahami posisi mereka bukan hanya sebagai peserta didik, tetapi juga sebagai insan akademik yang memiliki tanggung jawab terhadap almamater dan masyarakat.
Berakhirnya PBAK sekaligus menjadi awal perjalanan baru bagi sekitar 400 mahasiswa sebagai bagian dari keluarga besar IAI Rawa Aopa. Kini mereka dihadapkan pada tantangan sebenarnya: belajar, berproses dan membuktikan bahwa kesempatan menempuh pendidikan tinggi adalah amanah yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab.














