Pangkep|porossultra.web.id– Ketua YASDIC IMMIM resmi melantik Prof. Dr. Muzdalifah Muhammadong, M.Ag., sebagai Direktur Pondok Pesantren Pendidikan Al-Qur’an (PPA) IMMIM Putri Minasatene, Kabupaten Pangkep, Rabu (8/7/2026). Pada kesempatan yang sama, turut dilantik Wakil Direktur dan Sekretaris PPA IMMIM Putri untuk masa bakti 2026–2031.
Pelantikan yang dipimpin Ketua YASDIC IMMIM, Dr. Hj. Nur Fadjri Fadeli Luran, S.P., M.Pd., tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola kelembagaan sekaligus kesinambungan kepemimpinan pesantren.
Ucapan selamat datang dari berbagai pihak, termasuk Wakil Rektor Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke. Menurutnya, pergantian kepemimpinan merupakan momentum untuk memperkuat sinergi antarlembaga pendidikan Islam.
“Selain menyampaikan selamat disertai doa semoga tetap sehat dalam menjalankan tugas, IAI Rawa Aopa Konawe Selatan berkomitmen menjadi bagian dalam peningkatan mutu pendidikan Islam,” ujar Ismail yang juga merupakan alumni Pesantren IMMIM Putra.
Ia mengatakan IAI Rawa Aopa terus mengembangkan program Women in Education yang dapat menjadi ruang kolaborasi bersama pesantren dan perguruan tinggi.
“Ini boleh menjadi platform bersama seluruh institusi pendidikan Islam, termasuk pesantren dan perguruan tinggi,” katanya.
Pelantikan turut dihadiri jajaran YASDIC IMMIM Pusat, YASDIC IMMIM Cabang Pangkep, pimpinan pesantren, serta tamu undangan. Hadir di antaranya Wakil Ketua YASDIC IMMIM Pangkep Drs. H.M. Rasyid Usman, Wakil Direktur PPA IMMIM Putri H. Najmuddin Beta, Lc., dan Ketua YASDIC IMMIM Cabang Pangkep Hj. Munjiyah Mayangsari Taufik.
Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan YASDIC IMMIM Nomor 46/YASDIC-IMMIM/VII/2026 tentang Pengangkatan Direktur PPA IMMIM Putri Minasatene Kabupaten Pangkep Masa Bakti 2026–2031.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, PPA IMMIM Putri Minasatene diharapkan terus memperkuat kualitas pendidikan, pembinaan karakter santri, serta tata kelola kelembagaan yang profesional. Kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi juga dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam di masa mendatang.














