Berita  

Pimpinan IAI Rawa Aopa Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, Perkuat Komitmen Kebangsaan dan Spiritualitas Akademisi

Wakil Rektor Ismail Suardi Wekke menegaskan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab mengintegrasikan nilai kebangsaan, spiritualitas, dan pendidikan karakter dalam membentuk generasi unggul serta menjaga persatuan bangsa.

banner 120x600

JAKARTA | POROSSULTRA– Pimpinan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan menghadiri Zikir Kebangsaan yang berlangsung khidmat di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/8/2026). Kehadiran jajaran pimpinan perguruan tinggi keagamaan Islam tersebut menjadi wujud nyata komitmen akademisi dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, spiritualitas, serta semangat persatuan di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

Wakil Rektor IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, mengatakan Zikir Kebangsaan bukan sekadar agenda keagamaan, melainkan momentum refleksi bersama seluruh elemen bangsa untuk memperkokoh persatuan, mempererat silaturahmi nasional, dan meneguhkan komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk memadukan keunggulan akademik dengan nilai-nilai spiritual dalam membina generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa.

“Kehadiran kami dalam Zikir Kebangsaan ini merupakan bagian dari ikhtiar memperkuat kohesi sosial dan spiritualitas bangsa. Perguruan tinggi tidak boleh memisahkan antara keunggulan akademik dan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Ismail Suardi Wekke usai mengikuti kegiatan di Monas.

Ia menegaskan, nilai-nilai kebangsaan yang dibangun di atas fondasi spiritual yang kuat akan menjadi benteng penting dalam menghadapi tantangan globalisasi, perkembangan teknologi, serta dinamika sosial yang terus berubah.

Karena itu, IAI Rawa Aopa Konawe Selatan terus berkomitmen mengintegrasikan penguatan karakter kebangsaan ke dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Ismail menambahkan, semangat kebersamaan yang tercermin dari ribuan peserta Zikir Kebangsaan di Monas harus mampu dibawa pulang dan diwujudkan dalam tata kelola perguruan tinggi maupun proses pembelajaran di kampus.

“Dari Monas, kita membawa pulang semangat kebersamaan ini ke daerah. Kami di IAI Rawa Aopa ingin memastikan bahwa nilai-nilai kedamaian, integritas, dan pengabdian benar-benar hidup dalam setiap kegiatan akademik dan pembinaan mahasiswa,” pungkasnya.

Zikir Kebangsaan tersebut dihadiri berbagai tokoh nasional, ulama, akademisi, pimpinan lembaga pendidikan, serta ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Momentum ini menjadi ruang bersama untuk memanjatkan doa bagi bangsa sekaligus memperkuat semangat persatuan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Keikutsertaan pimpinan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan dalam forum nasional tersebut semakin menegaskan peran aktif perguruan tinggi daerah dalam mendukung agenda kebangsaan, memperkuat pendidikan berbasis karakter, serta membangun sinergi antara nilai-nilai keislaman, akademik, dan pengabdian kepada masyarakat demi kemajuan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Math Captcha
− 1 = 1