Berita  

KKN Literasi UHO Hadir di Desa Rahamendaa, Kades Optimistis Minat Baca dan Kualitas SDM Masyarakat Meningkat.

Mahasiswa Universitas Halu Oleo dari FKIP, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi disambut langsung Pemerintah Desa Rahamendaa. Program KKN Literasi diharapkan menjadi penggerak budaya baca, pengembangan perpustakaan desa, dan peningkatan kapasitas administrasi desa.

banner 120x600

KONAWE SELATAN, POROSSULTRA – Upaya membangun budaya literasi hingga ke tingkat desa terus diperkuat melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Literasi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari. Desa Rahamendaa, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan, menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program pengabdian tersebut yang diharapkan mampu meningkatkan minat baca masyarakat, memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM), serta mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa.

Kehadiran mahasiswa KKN Literasi UHO disambut langsung oleh Kepala Desa Rahamendaa, Suparwiayanto, di kediamannya pada Sabtu (25/7/2026). Penyambutan itu menandai dimulainya rangkaian kegiatan pengabdian mahasiswa di desa tersebut.

Mahasiswa peserta KKN berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ilmu Budaya (FIB), serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi. Selama pelaksanaan KKN, mereka akan menjalankan berbagai program yang berfokus pada penguatan budaya literasi, pengembangan perpustakaan desa, serta pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan edukatif.

Saat diwawancarai Media Poros Sultra melalui sambungan WhatsApp pada Minggu (26/7/2026), Kepala Desa Rahamendaa, Suparwiayanto, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan Universitas Halu Oleo yang memilih Desa Rahamendaa sebagai lokasi KKN Literasi. Menurutnya, program tersebut menjadi kesempatan berharga untuk membangun sinergi antara dunia akademik dan pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas masyarakat.

“Kami Pemerintah Desa Rahamendaa berharap dapat berbagi ilmu pengetahuan dengan mahasiswa KKN UHO, terutama dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia yang ada di Desa Rahamendaa,” ujar Suparwiayanto.

Ia berharap mahasiswa dapat berkontribusi dalam pengelolaan dan pengembangan perpustakaan desa sehingga mampu meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda. Menurutnya, perpustakaan desa harus menjadi pusat belajar yang aktif dan mampu memberikan manfaat nyata bagi warga.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program, Pemerintah Desa Rahamendaa telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari gedung perpustakaan desa, koleksi buku bacaan, hingga tempat tinggal bagi mahasiswa selama menjalankan KKN.

Selain penguatan literasi, Suparwiayanto juga berharap kehadiran mahasiswa mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa, khususnya dalam penyusunan administrasi desa serta peningkatan kapasitas aparatur desa agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

“Harapan kami, dengan kehadiran mahasiswa KKN UHO di Desa Rahamendaa, minat baca masyarakat semakin meningkat, masyarakat memperoleh ilmu yang bermanfaat, dan kolaborasi dengan pemerintah desa semakin kuat, terutama dalam penyusunan administrasi desa serta mendukung pembangunan desa ke depan,” tuturnya.

Melalui Program KKN Literasi ini, Universitas Halu Oleo tidak hanya menjalankan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga memperkuat kemitraan dengan pemerintah desa dalam menciptakan masyarakat yang lebih cerdas, berbudaya literasi, dan memiliki tata kelola pemerintahan desa yang semakin baik. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi bagi pembangunan Desa Rahamendaa yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Math Captcha
50 + = 60